Astacita - Setelah menyelesaikan kunjungan kerja ke tiga negara Timur Tengah selama 11 hari, Presiden Prabowo Subianto langsung menggelar rapat terbatas di kediaman pribadinya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Senin (3/3/2025) sore. Rapat tersebut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. Rapat membahas sejumlah agenda penting, termasuk persiapan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Bantuan Hari Raya (BHR) bagi pekerja sektor informal.
THR ASN 2026 Sebesar Rp55 Triliun Siap DicairkanPresiden Prabowo dijadwalkan segera mengumumkan tanggal resmi pencairan THR ASN 2026. Menurut sumber dari Kementerian Keuangan, total anggaran yang disiapkan mencapai Rp55 triliun dan siap dialirkan ke rekening para ASN.
"Kami sedang menyelesaikan finalisasi teknis pencairan. Presiden akan mengumumkan tanggal pastinya setelah rapat terbatas ini," ujar seorang pejabat Kementerian Keuangan yang enggan disebutkan namanya.
BHR Ojol 2026 Menunggu Restu PresidenSementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan bahwa aturan mengenai BHR bagi pekerja sektor informal, termasuk ojek online (ojol), masih menunggu konsultasi dengan Presiden Prabowo.
"Kami sudah merancang aturan teknisnya. Besaran BHR untuk ojol diperkirakan lebih besar dari tahun sebelumnya. Namun, kami masih perlu mendapat restu dari Bapak Presiden," kata Yassierli usai rapat.